Friday, December 2, 2011

12 Mitos Seks yang Keliru Tapi Sering Dipercaya



img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Berbagai mitos seputar masalah seks selalu menarik untuk diperbincangkan. Beberapa mungkin tepat, namun banyak pula yang kebenarannya masih dipertanyakan.

Seringkali yang terjadi, banyak pasangan --terutama pasangan muda-- yang terjebak dalam mitos-mitos seks. Agar tidak salah langkah dan merusak momen bercinta, sebaiknya Anda tahu dulu mitos-mitos seks yang tidak benar, jadi Anda bisa mengabaikannya.

1. Seks Hanya Bisa Dilakukan Jika Pasangan Sama-sama Mood
Dikutip dari Health Accrod, tidak sedikit pasangan yang mempercayai mitos ini. Mereka bercinta menunggu mood datang. Padahal kenyataannya, dalam menjalani kehidupan sehari-hari, bisa banyak hal yang bisa membuat mood tersebut hilang. Menemukan waktu yang tepat saat Anda dan pasangan sama-sama mood tentu tidak mudah. Jadi ketimbang menunggu mood tersebut, lakukan saja kapanpun Anda dan pasangan inginkan. Kalaupun salah satu pasangan tidak merasa benar-benar mood, pasangannya masih bisa menunjukkan rasa sayangnya melalui pelukan.

2. Seks yang Bagus Adalah yang Spontan
Hasrat untuk bercinta terkadang muncul begitu saja, namun tidak selamanya seks seperti itu mencerminkan kehidupan seks yang baik. Seperti dilansir Health, sesuatu yang tidak dijadwalkan terkadang memang tidak akan dilakukan. Begitu juga halnya dengan seks. Membuat jadwal bercinta di kalender menunjukkan suatu komitmen dan dapat mengantisipasi lebih baik jika sesuatu hal terjadi. Buatlah jadwal keintiman. Tidak harus selalu untuk seks. Bisa juga dengan bermanja-manja, mandi bersama atau makan malam romantis. Pilihlah waktu saat Anda berdua tidak sedang lelah atau banyak pekerjaan.

3. Seks harus dilakukan minimal 3 kali seminggu
Seks yang rutin memang bisa melanggengkan hubungan, tapi jangan terlalu terpaku dengan hal itu. Banyak juga pasangan bahagia yang terpisahkan jarak-waktu dan tidak melakukan seks setiap hari atau tiga kali seminggu. Yang paling penting adalah kepuasan masing-masing pasangan ketika bercinta. Ada banyak hal yang memicu kehidupan seksual yang sehat tanpa harus melakukan seks, seperti bermanja, berpegangan tangan, berpelukan dan berciuman secara spontan.

4. Lebih Lama, Seks Akan Terasa Semakin Nikmat
Memang tidak bisa dipungkiri bahwa seks yang nikmat adalah yang pelan tapi pasti. Namun jika Anda tidak memiliki banyak waktu, mempercepat waktu seks bisa jadi solusi. Tinggalkan ranjang, dan beralihlah ke sofa, shower di kamar mandi atau lokasi yang tidak umum untuk menikmati seks secepat kilat. Jangan pernah menganggap seks harus sempurna dan sama untuk setiap pasangan. Pikirkan cara-cara yang menurut Anda berdua paling ideal dan memungkinkan. Asal dijalankan secara sehat dan benar, seks pun bisa dinikmati kapan saja dan dimana saja.

5. Hasrat Bercinta Berkurang Karena Menopause
Menurut Banyak wanita yang mengalami menopause malah menjaga keseimbangan hormon dan minat seksnya. Mereka jauh lebih percaya diri dan memiliki banyak pengetahuan mengenai apa yang mereka inginkan sehingga kehidupan seks mereka menjadi lebih baik dari sebelumnya.

6. Testosteron, Hormon Paling Penting untuk Libido
Meskipun testosteron sangat penting untuk libido dan fungsi seksual pada pria dan wanita, hormon lain memainkan peranan juga. Seperti dikutip dari Times of India, estrogen juga sama pentingnya karena dapat membantu meningkatkan gairah bercinta baik wanita maupun pria.

7. Lamanya Usia Pernikahan Membuat Anda Saling Tahu Keinginan Masing-masing
Sebaiknya bicarakan segala hal tentang hubungan seksual Anda dengan pasangan mulai dari posisi bercinta yang diinginkan, kehamilan, menopause atau andropause (sering disebut menopause pada pria). Jika Anda mulai melihat perubahan dalam tubuh atau keinginan seksual, pastikan untuk membiarkan pasangan tahu apa yang terjadi. Ingat, komunikasikan apa saja dapat meningkatkan kualitas hubungan Anda berdua.

8. Seks Tak Lagi Penting di Masa Tua
Menurut seksolog Dr. Barry Buffman, seperti dilansir The Fox News, mitos di atas jelas salah. Seks justru merupakan kegiatan yang penting di usia senja. Namun tentu saja kualitas serta kuantitas seks di usia senja tak sama ketika Anda berada di usia produktif. Segala sesuatunya butuh penyesuaian. Buffman juga menyarankan para pasangan di usia senja untuk berkonsultasi dulu pada ahlinya sebelum melakukan hubungan seksual.

9. Ukuran Alat Vital Pengaruhi Kenikmatan
Ukuran alat genital seringkali disebut-sebut sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi kenikmatan bercinta. Semakin besar Mr. Happy, kemampuannya untuk memuaskan pasangan pun semakin besar. Begitu pula sebaliknya, semakin kencang otot vagina, maka kenikmatan pun semakin bertambah. Namun menurut Buffman, mitos itu tak selamanya benar. Tapi yang terpenting adalah bagaimana pasangan mengenali tubuhnya dengan baik, sehingga dapat memilih gaya bercinta apa yang paling tepat bagi mereka.

10. Nafsu Seks Pria Lebih Besar Ketimbang Wanita
Sejak dulu dipercaya, pria merupakan mesin seks yang tak kenal lelah. Mereka dianggap sebagai kaum yang identik dengan perilaku seksual. Namun hal itu tak sepenuhnya benar. Wanita pun memiliki hasrat seksual yang sama dengan pria. Sebaliknya, pria juga bisa kehilangan hasrat seksualnya karena alasan yang sama dengan wanita. Misalnya stres, keletihan, kurang percaya diri, dan sebagainya.

11. Suami-Istri Tidak Perlu Pakai Kondom
Siapa saja bisa tertular penyakit kelamin. Misalnya lewat air di kolam renang umum, transfusi darah, oral seks, atau WC umum yang tidak bersih. Berhubungan dengan kondom akan mencegah Anda dan pasangan saling menularkan penyakit.

12. Orgasme Paling Menentukan Kepuasan Seks
Orgasme adalah salah satu titik yang menyenangkan saat melakukan hubungan seks. Namun bagi perempuan orgasme bukan segala-galanya. Kebanyakan perempuan justru lebih menikmati proses foreplay dibanding penetrasi. Jadi Orgasme tak selalu dapat menyenangkan perempuan.

Ini Sebabnya Wanita Lebih 'Terikat' Usai Bercinta Ketimbang Pria


img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Banyak wanita merasa lebih terikat dengan pasangannya setelah bercinta dibandingkan pria. Ternyata, ini tidak ada kaitannya dengan perasaan atau emosi, melainkan disebabkan pengaruh dari hormon.

Oksitosin, merupakan hormon yang paling berperan dalam hal ini. Zat yang juga disebut sebagai 'hormon pelukan' ini dimiliki pria maupun wanita, yang kadarnya meningkat pada sistem tubuh saat bercinta atau seseorang mengalami orgasme. Oksitosin juga diproduksi saat seorang wanita melahirkan, dan itulah yang membuat ikatan antara ibu dan bayinya langsung memiliki ikatan erat sesaat setelah proses kelahiran.

Hormon ini dilepaskan otak ke dalam aliran darah, sebagai hasil reaksi dari stimulasi pada payudara atau vagina, seperti dijelaskan Dr. Beverly Whipple, sekretaris umum dari World Association for Sexual Health yang dilansir Savvy Miss. Saat dilepaskan, oksitosin akan meningkatkan kepercayaan seseorang pada pasangan, dan membuatnya lebih 'terkoneksi' dengan orang yang dicintainya.

"Oksitosin sepertinya sudah 'didesain' oleh alam untuk membuat pria dan wanita merasa saling terikat setelah mereka berhubungan seks, jadi mereka akan tetap bersama untuk memiliki anak," jelas Susan Kuchinskas, penulis buku 'Love Chemistry: How Oxytocin Lets us Trust, Love and Mate'.

Susan menambahkan, "Namun perbedaan kondisi fisiologis antara pria dan wanita memegang peranan akan pengaruh hormon ini terhadap mereka."

Hormon estrogen yang dimiliki wanita meningkatkan efek menenangkan dan ikatan yang ditimbulkan oksitosin. Sementara testosteron yang ada pada pria justru 'menghentikan' efek hormon tersebut. Itulah yang menyebabkan wanita cenderung lebih terikat pada pasangannya setelah berhubungan seks ketimbang pria.

Dalam sebuah studi, level hormon okstitosin bisa meningkat atau menurun tergantung dari suasana hati wanita. Dari studi tersebut diketahui bahwa level hormon oksitosin wanita meningkat saat mereka mengingat momen-momen bahagia dalam hubungan asmara.

 Di sisi lain, terjadi penurunan tingkat yang signifikan saat wanita memikirkan hal-hal negatif pada percintaan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa oksitosin merupakan hormon yang berperan cukup penting untuk mengetahui apakah sebuah hubungan asmara sehat atau bermasalah.

10 Kesalahan Diet yang Paling Sering Dilakukan



Seringkali orang merasa lelah menjalani rutinitas diet yang tidak kunjung membuahkan hasil. Kita pun bisa memastikan bahwa asupan makanan hingga rutinitas olahraga sudah benar dijalani. Dilansir SheKnows, ternyata ada 10 kesalahan diet yang sering ditemukan.
1. Diet Tanpa OlahragaJika Anda sudah berusaha semaksimal mungkin mengatur pola makan sehat, namun berat badan tidak juga turun, cobalah angkat beban. Ia bisa menjadi alternatif pembakaran lemak tanpa perlu takut menjadi berotot seperti pria jika tidak diimbangi dengan suplemen khusus fitness.

2. Fokus di TimbanganSeringkali kita hanya berpatokan pada angka yang terlihat di timbangan tanpa melihat kembali bentuk tubuh di cermin. Ada kalanya timbangan tubuh tetap sama, padahal kadar lemak menurun dan kadar otot naik, dimana hal ini adalah permulaan dari tubuh yang mulai mengencang.

3. Hanya Latihan KardioUntuk urusan membentuk tubuh, latihan kardio bisa jadi urutan terakhir. Berlari atau bersepeda mungkin akan membuat tubuh membakar lemak, namun tidak memberikan definisi lekuk tubuh yang signifikan.

4. Tidak SarapanAlasan mengapa sarapan begitu penting adalah, ketika Anda bangun tidur, tubuh telah berpuasa selama 8 jam lebih. Tubuh memerlukan nutrisi secepatnya, jika tidak terpenuhi, ia akan mengambil nutrisi yang ada di otot dan merusak metabolisme. Secara tidak langsung Anda telah membuat tubuh kehilangan kemampuannya membakar lemak.

5. Mengandalkan Pil PelangsingBanyak pil diet yang mengklaim dapat menghancurkan lemak, namun tidak ada penelitian yang bisa membuktikan khasiatnya. Iklan yang terlihat bisa saja hasil karya photoshop. Jalan tercepat dan instan belum tentu memberikan hal yang Anda inginkan.

6. Makan Terlalu SedikitTidak makan atau makan terlalu sedikit sangatlah salah. idealnya, Anda makan besar 3 kali sehari diimbangi dengan dua kali ngemil sehat. Dengan porsi yang sedikit namun sering, tubuh lebih mudah mencerna dan tidak mudah merasa lapar.

7. Makan di RestoranDengan kesibukan yang ada, jalan tercepat untuk mendapatkan makanan adalah pergi ke restoran atau membeli makanan siap saji. Hal ini bisa memburuk karena Anda tidak bisa mengontrol nutrisi yang dimakan. Masaklah makanan Anda sendiri dan bawalah dari rumah. Hemat dan menyehatkan.

8. Makan karena EmosiSaat stress, depresi, atau sedih, wanita cenderung mencari pelarian. Salah satunya adalah makanan yang manis atau jumlah banyak. Hal ini wajar karena tubuh wanita terikat dengan beberapa jenis makanan yang kurang baik. Jalan terbaik adalah mengendalikan emosi terlebih dahulu hingga stabil agar pilihan makanan yang akan dimakan tidak sembarangan.

9. Tidak KonsistenSetiap awal bulan atau tahun, Anda memiliki segudang resolusi, dan salah satunya adalah memiliki tubuh yang bagus. Di awal-awal, Anda begitu bersemangat, namun ketika kebosanan melanda, Anda lebih memilih rileks di rumah dengan alasan lelah atau terlalu sibuk. Konsistensi adalah hal tersulit namun itulah yang menentukan keberhasilan niat Anda.

10. Kurang TidurAnda telah menghindari semua poin di atas dengan sangat baik, namun Anda kurang tidur? Hormon kortisol pemicu stress akan bergejolak dan kemampuan tubuh untuk merevitalisasi juga berkurang drastis. Pastikan Anda tidur setidaknya 8 jam dan sampai pulas. Segala latihan keras di gym hingga program makan Anda akan sia-sia jika tidur tidak berkualitas.

9 Tanda Anda Perlu Menemui Terapis Seks


img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Jumlah penderita gangguan seks tidak sedikit, namun banyak di antara mereka yang enggan menemui terapis seks untuk menemukan solusinya. Padahal, membicarakan masalah seks termasuk penting karena kaitannya dengan kesehatan seks dan keharmonisan rumah tangga.

Gangguan seks bukan hanya dari segi fisik, misalnya ejakulasi dini atau disfungsi seksual. Tapi juga bersifat psikologis, seperti hilangnya hasrat seksual, kesulitan memuaskan pasangan atau perilaku seks yang tak lazim.

Dikutip dari detikhealth, sebuah penelitian menemukan bahwa pria yang berkonsultasi dengan terapis seks secara online atau tatap muka selama 12 minggu mendapat manfaat yang signifikan dalam fungsi dan kepuasan seksualnya. Sedangkan pria yang tidak menemui terapis tidak mengalami perbaikan.

Kapan dan dalam situasi apa sebaiknya seseorang menemui terapis seks? Berikut ini alasannya, seperti dilansir Times of India.

1. Ketika pria tidak bisa mencapai atau mempertahankan ereksi meskipun telah mendapat stimulasi seks yang tepat. Gangguan ini juga biasa disebut dengan disfungsi ereksi.

2. Saat pria mengalami ejakulasi lebih awal secara terus menerus, sehingga mengakibatkan ketidakpuasan seksual pada pasangan maupun dirinya sendiri.

3. Pria membutuhkan waktu terlalu lama untuk ejakulasi, atau tidak bisa ejakulasi kendati sudah melakukan penetrasi yang tepat dengan pasangan yang dicintainya.

4. Pria atau wanita punya keraguan dan kegelisahan yang berkaitan dengan gairah seksual mereka, rangsangan, kapabilitas, stamina, performa atau bahkan kepuasan seks. Begitu juga dengan anatomi dan fungsi organ seks pada dirinya atau pasangannya.

5. Pria atau wanita yang memiliki masalah dalam menentukan 'peran' saat berhubungan seks. Sebagai contoh, mereka kesulitan menentukan siapa yang harus mengambil inisiatif lebih dulu, bagaimana teknik dan durasi foreplay yang tepat, kapan dan di mana penetrasi seks harus dilakukan, siapa yang seharusnya lebih aktif, dan sebagainya.

6. Kesulitan melakukan penetrasi seks, atau terasa sakit saat bercinta meskipun pasangan sama-sama sudah menginginkan seks.

7. Ketika wanita tidak bisa meraih orgasme saat berhubungan seks dengan pasangan yang dicintainya, meskipun sudah saling bekerjasama dan aktif berpartisipasi dalam foreplay, stimulasi seks maupun aktivitas bercinta itu sendiri.

8. Ketika seseorang merasa bingung dengan orientasi seksnya, atau sedang melawan perasaan bersalah dan malu mengenai seks, serta tidak bisa menikmati momen bercinta.

9. Ingin mendapatkan edukasi seks yang benar sebelum pasangan pria dan wanita menikah. Banyaknya fakta dan mitos keliru tentang seks kerap membuat banyak orang bingung dan melakukan kesalahan saat berhubungan seks. Untuk itu, terapis seks dibutuhkan demi meluruskannya.

Pria Hobi Pornografi Sulit Mencapai Klimaks



img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Pasangan Anda suka membuka situs porno? Berhati-hatilah karena pria yang menyukai kegiatan tersebut akan kesulitan mendapatkan klimaks atau bisa ejakulasi dini.

Dilansir Ask Men, para pria yang mengalami kesulitan tersebut disebut menderita Sexual Attention Deficit Disorder (SADD). Menurut Sex Therapist dan pengagas situs Good In Bed, Ian Kerner, penyebab utama masalah itu tak lain karena mereka terlalu banyak melihat gambar atau film porno melalui internet.

Sama seperti orang yang menderita ADD, pria dengan SADD sulit berkonsentrasi. Pria dengan SADD telah menjadi begitu terbiasa dengan stimulasi dari pornografi di internet sehingga saat berhubungan seks dengan pasangannya, mereka sulit untuk fokus.

Kesulitan untuk berkonsentrasi ini membuat pria dengan SADD juga tidak bisa menjaga ereksi mereka saat bercinta. Mereka juga akan mengalami ejakulasi dini atau hanya bisa mencapai klimaks dengan cara oral seks.

Pria dengan SADD biasanya juga akan cepat bosan atau tidak sabar saat melakukan hubungan seks. Mereka mudah terangsang namun tidak dapat mencapai klimaks.

Pria-pria yang awalnya normal gara-gara sering mengakses situs porno di internet bisa terkena SADD. Pria tersebut menjadi terbiasa mendapatkan kepuasaan instant. Gairah pria tersebut pada pasangannya pun akan menurun dan mereka juga terbiasa berfantasi saat melakukan hubungan seks agar bisa mendapatkan klimaks.

Jangan Lakukan 2 Hal Ini Jika Tak Mau Ejakulasi Dini

 


img
Jakarta - Ejakulasi dini memang bukan merupakan masalah pribadi Anda. Namun ketika suami mengalaminya, secara tidak langsung kepuasan seksual Anda pun berkurang.

Tidak sedikit wanita yang mengeluh pasangannya tidak bisa bertahan lama saat bercinta. Wanita kecewa karena mereka belum mendapatkan orgasmenya, sementara si pria sudah klimaks lebih dulu dan sulit ereksi lagi.

Sebenarnya untuk mengatasi ejakulasi dini ini, ada dua hal yang sebaiknya jangan dilakukan pria saat bercinta. Apa saja dua hal itu? Seperti dikutip dari askdanandjennifer, ini dua hal tersebut:

1. Stop Berusaha Bercinta Seperti Bintang Porno
Cukup banyak pria yang berusaha menyerap pelajaran bercinta dari film porno. Padahal justru dengan beraksi bak bintang porno, ejakulasi dini lebih mungkin terjadi.

Pria yang masih muda berpikir mereka bisa bertahan saat bercinta dengan pasangannya, seperti apa yang dilakukan bintang porno. Sayangnya yang tidak disadari para pria itu, film porno sebenarnya sudah mengalami banyak pengeditan.

Tentu saja saat dibuat sutradara ingin menampilkan gambar yang memanjakan penontonnya. Jadi bisa saja si aktor minta berhenti dulu selama lima, saat sedang beraksi bersama pasangannya, agar dia tidak ejakulasi dengan cepat. Setelah istirahat, baru si bintang melakukannya lagi. Begitu seterusnya sampai gambar yang diinginkan didapat.

Perlu diingat, hal di atas terjadi pada pria yang belum kecanduan film porno dan berusaha bercinta bak aktor layar lebar yang ditontonnya. Kondisi jauh berbeda terjadi jika si pria sudah terlalu banyak menonton film porno.

Kecanduan film porno justru dapat menyebabkan pria sulit mencapai klimaks. Kenapa begitu? Wolipop pernah menuliskan artikelnya di sini. >>http://infoting-astonishing.blogspot.com/2011/12/pria-hobi-pornografi-sulit-mencapai.html

2. Tidak Memberi Wanita Orgasme
Salah satu cara untuk mencegah terjadinya ejakulasi dini adalah dengan mengurangi tekanan pada aksi pria saat bercinta. Terkadang ketika berhubungan intim, pria merasa harus bisa membuat wanitanya puas. Gara-gara itu, pria yang belum berpengalaman pun jadi resah dan gelisah saat bercinta. Kegelisahan inilah yang bisa membuat si pria mengalami ejakulasi dini.

Jadi bagaimana caranya mengurangi kegelisahan itu? Caranya sebenarnya mudah saja, jangan terburu-buru saat memberikan foreplay pada wanita, jika para pria benar-benar ingin membuat pasangannya mencapai orgasme.

Setelah si wanita tampak sangat bergairah dan pria pun sudah lebih rileks, barulah penetrasi dilakukan. Wanita bisa cepat mendapatkan orgasmenya asalkan saat foreplay dia benar-benar sudah bergairah. Jadi ketika si pria juga ejakulasi dengan cepat, hal itu tidak masalah karena wanitanya pun sudah orgasme.

Ketika wanitanya sudah orgasme, pria pun bisa menjadi lebih tidak merasa adanya tekanan. Mereka bisa menikmati aktivitas itu dan bertahan lebih lama.

Bakat Terpendam Kepribadianmu


SUMBER ; pp
 
Tuhan itu kreatif banget. Tul nggak? Bayangin lho, manusia itu ada berapa jumlahnya? Ajaibnya, tak ada satu pun yang sama. Baik muka, apalagi talenta dan bakatnya. Semua punya kepribadian yang unik dan bakat serta talenta yang menarik. Termasuk juga kamu-kamu semua. Tanpa kamu sadari, dirimu menyimpan begitu banyak bakat yang perlu kau gali dan asah lebih lagi.
Nah, kita kan udah pernah belajar tentang 4 jenis gaya pribadi yaitu sanguinis, kholeris, melankolis dan pleghmatis. Edisi kali ini, kita mau liat apa aja sih bakat terpendam yang sesuai dengan gaya pribadimu?
Bakat Terpendam Tipe Sanguin

Kamu berbakat sejak lahir untuk menjadi bintang yang popular. Lagian kamu memang suka banget jadi pusat perhatian dalam arti yang positif. Kamu selalu bisa menghidupkan suasana, kreatif dengan guyonan lucu. Pokoknya ga habis-habis deh idemu, kalo masalah ngobrol ini itu.
Makanya kamu tuh berbakat banget untuk jadi penyiar radio, pembawa acara talk show di TV ato jadi bintang sinetron gitu. Kenal kan ma Nirina Zubir ato Olga Syachputra? Yup, dua host ini keliatan bawel en ceriwis banget, tapi di situlah letak pesona mereka. Nah, kamu berbakat banget tuh kayak gitu.
Tipe sanguin juga sangat humoris, makanya mereka berbakat untuk jadi pelawak ato cheerleaders gitu deh. Yang pasti kalo mo buat pesta makin rame, undang deh orang sanguine jadi MC-nya. Pasti acaranya seru dan nggak akan terlupakan.
Cuman sanguine perlu belajar untuk mengatur dan disiplin waktu. Soalnya mereka kalo udah ngobrol bisa berjam-jam. Jadinya malah waktu habis untuk ngobrol. Kalo mereka bisa disiplin diri, mereka bisa jadi bintang besar lho sesuai bakatnya.
Bakat Terpendam Tipe Kholeris

Tanggap dan cepat menguasai keadaan. Inilah bakat terpendam orang kholeris. Dalam segala keadaan, mereka selalu tahan banting, penuh motivasi dan tidak pernah kelihatan capek. Ngga heran, dibandingkan semua tipe yang lain, tipe kholeris ini sepertinya "ditakdirkan” jadi pemimpin sejak kecil. Mereka berbakat alami untuk memimpin, mengorganisasi sesuatu dan mengatur orang lain.
Lagian, mereka seperti punya charisma dan wibawa yang alami. Tidak heran, kalo mereka jadi pemimpin, organisasi itu akan berjalan dengan bagus dan berdampak. Soalnya tipe kholeris ini seorang visioner dan pemimpi besar. Selain itu, mereka juga berbakat untuk menjadi seorang motivator dan pembicara kepemimpinan yang sukses.
Mereka suka sekali dengan waktu yang teratur rapi, jadi mereka berbakat jadi wartawan atau manager sebuah perusahaan. Pendek kata, segala hal yang membutuhkan keputusan cepat dan praktis, mereka inilah ahlinya. Sayangnya kholeris sering kali ngga sabaran dan di sinilah mereka perlu belajar supaya bakat yang ada itu ga terpendam percuma, tapi mereka mau mengasahnya setia.
Bakat terpendam tipe Melankholis

Dari semua gaya pribadi, melankholis tampaknya dikaruniai otak yang encer dan cerdas. Mereka selalu saja pintar dan haus akan ilmu. Kepribadian mereka yang cerdas inilah, kadang membuat orang sulit untuk mengerti jalan pikiran mereka. Tapi tak diragukan deh, tipe melankholis ini adalah ilmuwan ulung. Mereka berbakat untuk jadi peneliti yang sukses ato professor yang ahli di bidangnya.
Karena mereka suka menyendiri, mereka berbakat untuk melahirkan karya-karya besar. Lihat aja para penulis, pelukis dan penggubah lagu yang sukses. Mereka adalah orang-orang melankholis yang tahu mengasah bakat. Meskipun tampak pemurung dan pendiam, orang melankholis itu cerdas terutama untuk ilmu-ilmu yang susah dan rumit.
Jadi mereka berbakat banget untuk jadi akuntan, ahli keuangan dan penulis yang terampil. Pendek kata, semua yang perlu pake mikir berat, serahkan saja kepada orang melankholis. Bagi mereka, itu adalah tantangan yang asyik untuk dipecahkan.
Masalah mereka cuman rasa minder yang berlebihan dan ketidaksukaan mereka untuk menjalin hubungan dengan banyak orang. Kalau orang melankolis belajar untuk menjadi lebih ceria dan tidak pemurung, mereka bisa menjadi bintang tersendiri yang membuat kita kagum.
Bakat terpendam tipe Plegmatis

Sejak bayi, tipe ini sangat menonjol dalam ketenangannya. Mereka seperti batu karang di tengah badai. Tetap tenang sekalipun situasi di depannya bisa buat kalut. Pembawaan yang tenang inilah yang jadi kekuatan tersendiri untuk kaum plegmatis. Mereka selalu jadi sandaran dan tempat curhat yang mengasyikkan. Karena mereka selalu mau mendengar dan kuping mereka sepertinya kebal dan tahan untuk mendengar orang sharing berjam-jam.
Karena itu, tipe plegmatis berbakat banget untuk jadi konselor ato pun psikolog. Mereka cerdas dalam menggali masalah orang dan jago untuk mengkonseling hanya dengan menggunakan kekuatan mereka sebagai pendengar. Selain itu, pembawaan mereka yang tenang sangat disukai oleh anak-anak kecil. Tidak heran mereka berbakat banget untuk melayani anak-anak seperti jadi guru sekolah minggu ato guru di sekolah anak-anak. Mereka berbakat jadi pengasuh anak atau pencerita untuk anak-anak.
Sayangnya, tipe mereka yang sangat pemalu dan terlalu santai kadang menjadi boomerang untuk mereka melangkah maju. Begitu santainya mereka, hingga sering dipandang sebagai seorang pemalas. Kalo mereka mau belajar untuk keluar dari rasa malu dan minder, mereka bisa tampil ulung dengan bakat terpendam mereka.
Yang pasti, kita tidak boleh iri dengan kelebihan dan bakat orang lain, coz setiap kita itu punya bakat sendiri-sendiri. Yang perlu kita lakukan adalah mengasah bakat dari sekarang dan menggunakan itu untuk sesuatu yang positif dan berguna bagi banyak orang. Bakat sudah ada dalam dirimu sekarang, tinggal kamu bekerja keras untuk mengasahnya menjadi berlian yang berkilau dalam dirimu. Berani mencoba???

Flag counter

Flag Counter

ANDROID APPLICATION